1′st day @smt 8

Alhamdulilah :) tak terasa sudah hampir 3 setengah tahun aku menempuh kuliah di bangku S1  ……..dan senin kemarin tepatnya 17 Januari 2010, hari pertama masuk kuliah di semester 8…humh……….senang rasanya bisa bertemu dengan teman2……mata kuliah pertama di jadwal tertera jam ke 1-3 “skripsi”, ternyata setelah sampai kampus pagi ternyata jadwal diubah klau skripsi ternyata tidak ada kelasnya………….setelah nunggu sampai jam 8 pagi kami pun memutuskan untuk sarapan pagi bersama di @kompa um….hem, senang bisa makan bareng teman2…kemudian dilanjutkan menuju kelas untuk mata kuliah berikutnya…this is “sistem keamanan komputer”…………bertemu dengan pak dosen yang sama di semester 6 yang mengajar “komunikasi data & jaringan”………….seperti biasanya beliau menerangkan SAP untu awal perkuliahan……..dilanjutkan menjelaskan gambaran tentang  “SKK”………lumayan binggung :( …………. wah pastinya tiap minggux harus belajar dulu sebelum mulai kuliah……….biar tambah pede kl misal ditanya dosen…………..hehehe………makul berakhir sebelum waktunya……..alangkah senagnya saia,  rasa kantuk ku mulai hilang perlahan………….pas adzan dhuhur, break dulu dan menuju masjid Al Hikmah untuk melaksanakan sholat dhuhur………….setelah selesai..aku dan teman2, menuju kelas berikutnya…………makul terakhir hari ini “interaksi manusia & komputer”……..dengan pak dosen yang baru………..ngobrol2 masalah IMK/HCI senang sekali, meskipun jarang mengikuti perkembanga HCI yang lagi ngetrend………….semoga…..awal perkuliahan hari itu membawa berkah….dan aku segera lulus untuk mengabdikan diri kpd bangsa dan negara……………………………….amin ya rabbbbbbb……………terima kasih untuk hari ini Ya Alloh ^_^

Tugas DHTML dan JavaScript

Gmn cara buatnya y..??

Silahkan  download source code  x disini

Selamat mencoba :)

Tugas Praktikum Cascading Style Sheet (CSS)

Alhamdulillah..

Pembuatan layout halaman web menggunakan division akhirnya selesai juga.

Gimana cara buatnya nya..??

OK..!! Silahkan coba source code ini

Sehingga didapat hasil seperti gambar dibawah ini.

 

 

 

 

 

Gambar 3.1 Layout halaman web

Selanjutnya untuk menghasilkan halaman web yang atraktif seperti dibawah ini, silahkan coba source  code ini.

 

 

 

 

 

Gambar 3.2 Halaman web sederhana

Selesai juga pembuatan web sederhana menggunakan CSS, semoga ilmunya bermanfaat dan membawa berkah, amin..

Selamat mencoba

Tugas Praktikum Komponen HTML Lanjut v2.0

Alhamdulillah..

Akhirnya pembuatan kreasi grafik batang statis dengan memanfaatkan elemen tabel selesai juga. Ingin tahu gimana cara buatnya..?? Silahkan klik download source code disini..

Gambar 2.1 Kreasi grafik batang berbasis tabel

Selain pembuatan kreasi grafik batang statis, disini juga ada contoh pembuatan desain tabel perbandingan item dengan memanfaatkan fitur pengelompokan. Ingin tahu gimana cara buatnya..?? Silahkan klik download source code disini..

Gambar 2.2 Desain laporan berbasis tabel

Review RPL – part 2&3

Alhamdulillah..

Akhirnya tgs review untuk pertemuan 1 dan 2 telas selesai juga..

Ok..start from this..

PERANGKAT LUNAK

Perangkat lunak adalah suatu aplikasi program komputer yang di dalamnya terdapat: program itu sendiri, konfigurasi yang digunakan, dokumentasi yang menjelaskan struktur sistem, dokumentasi yang menjelaskan bagaimana menggunakan sistem dan informasi tentang versi terbaru

Produk perangkat lunak dibagi menjadi: produk generik, yaitu produk yang dijual pada pasar terbuka. Misalnya: Microsoft Windows, MS. Word, Ms. Excell dan sebagainya. Sedangkan produk spesifik, yaitu produk yang dibuat dan dijual sesuai pesanan dari pemakai. Misalnya: aplikasi rumah sakit, aplikasi pendidikan, aplikasi kesehatan dan lain-lain.

Problem dalam pembuatan PL, antara lain: tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengumpulkan data pada proses pembuatan perangkat lunak, ketidakpuasan user pada S/W yang dibuat, kualitas S/W terkadang meragukan dan sulit dalam memaintenance S/W.

Atribut-atribut PL: memberikan fungsionalitas dan kinerja yang dibutuhkan

user, dapat dipelihara, dapat dihandalkan dan dapat digunakan.

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Rekayasa perangkat lunak adalah disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Tujuan RPL:

  • Meningkatkan keakuratan, performance & efficiency produk secara keseluruhan dalam pengembangan.
  • Menerapkan metodologi yang terdefinisi dengan baik untuk resolusi software.
  • Melengkapi secara rasional konflik-konflik dan dokumentasi.
  • Pengembangan sofware yang mempunyai reabilitas lebih tinggi, mudah diperbaiki, mudah untuk dikembangkan, mudah digunakan dan efisien.

 

MITOS PERANGKAT LUNAK

Mitos management

  • Mitos: kita tidak perlu mengubah pendekatan terhadap pengembangan software, karena jenis pemrograman yang kita lakukan sekarang ini sudah kita lakukan 10 tahun yang lalu. 

Realita: walau hasil program sama, produktivitas dan kualitas software harus ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan software developments.

  • Mitos: kita sudah mempunyai buku yang berisi standarisasi dan prosedur untuk pembentukan software.

Realita: memang buku tersebut ada, tetapi apakah buku tersebut sudah dibaca atau buku tersebut sudah ketinggalan jaman (out of date).

Mitos customer

  • Mitos: pernyataan tujuan umum sudah cukup untuk memulai penulisan program, sedangkan penjelasan yang lebih rinci akan menyusul kemudian.

Realita: definisi awal yang buruk adalah penyebab utama kegagalan terhadap usaha-usaha pembentukkan software. Penjelasan yang formal dan terinci tentang informasi fungsi performance interface, hambatan desain dan kriteria validasi adalah penting.

  • Mitos: kebutuhan proyek yang terus menerus berubah dapat dengan mudah diatasi karena software itu bersifat fleksibel.

Realita: jika perubahan mendekati akhir penyelesaian, maka biaya akan lebih besar.

Mitos Praktisi

  • Miots: tidak ada metode untuk analisis disain dan testing terhadap suatu pekerjaan, cukup menuju ke depan terminal dan mulai coding.

Realita: metode untuk analisis desain dan testing diperlukan dalam pengembangan software.

  • Mitos: segera setelah software digunakan, pemeliharaan dapat diminimalisasikan dan diatasi.

Realita: diperlukan budget yang besar dalam maintenance software. Pemeliharaan software harus diorganisir, direncanakan dan dikontrol seolah-olah sebagai suatu proyek besar dalam sebuah organisasi.

 

Software proses

Software proses merupakan aktifitas yang saling terkait (koheren) untuk menspesifikasikan, merancang, implementasi dan pengujian sistem perangkat lunak. Karakteristik proses: understandability , supportability, acceptability, reliability dan maintainability.

Kegiatan umum proses PL

  • Spesifikasi: apa yang harus dilakukan oleh perangkat lunak dan batasan/kendala pengembangannya
  • Pengembangan: proses memproduksi sistem perangkat lunak
  • Validasi: pengujian perangkat lunak terhadap keinginan pengguna
  • Evolusi: perubahan perangkat lunak berdasarkan perubahan keinginan

Ada lima tingkat kematangan proses yang dikemukakan SEI (Software Engineering Institute), yaitu:

  • Level 1: Initial
  • Level 2: Repeatable
  • Level 3: Defined
  • Level 4: Managed
  • Level 5: Optimizing

 

MODEL PENGEMBANGAN KONVENSIONAL PADA RPL

Model Air Terjun (Waterfall)

  • Merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linear.
  • Tahapan model waterfall: analisis dan definisi persyaratan , perancangan sistem dan perangkat lunak, implementasi dan pengujian unit, integrasi dan pengujian sistem, operasi dan pemeliharaan
  • Kelemahan model air terjun: terjadinya pembagian proyek menjadi tahap-tahap yang tidak fleksibel, karena komitmen harus dilakukan pada tahap awal proses, model air terjun harus digunakan hanya ketika persyaratan dipahami dengan baik.

Prototyping Model

  • Pendekatan prototyping model digunakan jika pemakai hanya mendefenisikan objektif umum dari perangkat lunak tanpa merinci kebutuhan input, pemrosesan dan output-nya.
  • Cakupan aktivitas dari prototyping model terdiri dari :
  1. Mendefinisikan objektif secara keseluruhan dan mengidentifikasi kebutuhan yang sudah diketahui.
  2. Melakukan perancangan secara cepat sebagai dasar untuk membuat prototype.
  3. Menguji coba dan mengevaluasi prototype, kemudian melakukan penambahan dan perbaikan-perbaikan terhadap prototype yang sudah dibuat.
  • Kelemahan prototyping model, antara lain:
  1. Pelanggan yang melihat working version dari model yang dimintanya tidak menyadari, bahwa mungkin saja prototype dibuat terburu-buru dan rancangan tidak tersusun dengan baik.
  2. Pengembang kadang-kadang membuat implementasi sembarang, karena ingin working version bekerja dengan cepat.

RAD (Rapid Application Development) Model

—  Merupakan model proses pengembangan perangkat lunak secara linear sequential yang menekankan pada siklus pengembangan yang sangat singkat.

—  Pendekatan RAD model menekankan cakupan :

  1. Pemodelan bisnis (Bussiness Modelling)
  2. Pemodelan data (Data Modelling)
  3. Pemodelan proses (Process Modelling)
  4. Pembuatan aplikasi (Application generation)
  5. Pengujian dan pergantian (Testing and turnover)

—  Kelemahan RAD model :

  1. Untuk proyek dengan skala besar, RAD membutuhkan sumber daya manusia yang cukup untuk membentuk sejumlah tim RAD.
  2. RAD membutuhkan pengembang dan pemakai yang mempunyai komitmen untuk melaksanakan aktivitas melengkapi sistem dalam kerangka waktu yang singkat.
  3. Akan menimbulkan masalah jika sistem tidak dapat dibuat secara modular.
  4. RAD tidak cocok digunakan untuk sistem yang mempunyai resiko teknik yang tinggi.

 

PENGEMBANGAN EVOLUSIONER

Pengembangan evolusioner ini berdasarkan pada ide pengembangan dan implementasi awal yang akan menghasilkan komentar customer sehingga dapat dilakukan perbaikan melalui banyak versi sampai sistem yang mencukupi dapat dikembangkan.

Ada 2 macam pengembangan evolusioner, antara lain:

  1. Pemrogramaman evolusioner

Tujuan proses adalah bekerja sama dengan customer untuk menghasilkan kebutuhan-kebutuhan dan menyampaikan sistem akhir  customer.

  1. Pemodelan

Tujuan pengembangan model ini adalah mengetahui kebutuhan-kebutuhan customer dan mengembangkan definisi kebutuhan yang lebih baik untuk sistem.

Dari segi teknik dan manajemen, model  pemodelan ini mempunyai masalah mendasar antara lain: proses tidak visible, sistem biasanya kurang terstruktur dan ketrampilan khusus jarang dimiliki.

Karena masalah-masalah tersebut sistem tidak dikembangkan melalui cara ini. Pengembangan evolusioner lebih tepat untuk: pengembangan sistem yang relatif kecil, pengembangan sistem yang memiliki masa hidup yang singkat dan pengembangan dari sistem yang besar dimana tidak memungkinkan untuk menyatakan spesifikasi secara rinci.

Belajar Web – part 1

Alhamdulillah..

Pembuatan halaman web sederhana yang melibatkan elemen teks, garis, warna dan gambar. Dimana terdapat sebuah heading, garis berwarna, gambar yang telah diberi border dan halaman utama dengan latar belakang gambar.

Gambar: studi_kasus_1.html

MARIO TEGUH GOLDEN MOMENT – JALAN YANG MENGHUBUNGKAN DUNIA DAN SURGA

” Agama seseorang harus menjadikannya pribadi yang lebih baik,
rahmat bagi semua,
memimpikan kebaikan,
melindungi yang lemah,
dan memuliakan kehidupan.

Itulah yang menjadikannya
berbahagia dalam jalan yang lurus,
yang menghubungkan dunianya
dengan surganya,
yang menjadikannya
jiwa yang dikasihi Tuhan

<< Mario Teguh (c)2010 >>

>> MERAIH MIMPI <<

mari berlari meraih mimpi
menggapai langit yang tinggi
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati

kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu

Reff : ya..ya..kita kan terus berlari
ya..ya..tak kan berhenti di sini
ya..ya..larilah meraih mimpi
ya..ya..hingga nafas tlah berhenti

ku akan bertahan
hadapi rintangan
perlahan-lahan dan menang
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati

kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu

tak ada yang tak mungkin’
bila kita yakin
pastilah engkau dapati

Antara Impian dan Realitas…

“Bukan impian yang harus menyesuaikan dengan kemampuan Anda, tapi Anda sendiri yang harus bisa menyesuaikan kemampuan untuk mencapai impian-impian luar biasa yang telah Anda tuliskan. Itulah hakikat “menuliskan” dan mencapai impian”

(Pembuat Jejak)

Banyak orang yang mengatakan bahwa kehidupan ini adalah sebuah realita dan sangat jauh dari yang namanya mimpi dan angan-angan, sehingga kemudian mereka mengatakan:
“Realistislah dalam hidup, hidup itu bukanlah dunia khayalan. Jangan bermimpi terlampau tinggi…” dan ungkapan senada lainnya.
Di satu sisi saya sependapat bahwa hidup adalah realitas, namun di sisi lain saya tidak sependapat bahwa memiliki impian yang tinggi hanyalah aktivitas buang-buang waktu semata. Sejarah peradaban manusia tidak bisa dilepaskan dari peran impian (cita-cita) sebagai langkah awalnya. Banyak sosok-sosok luar biasa yang berhasil mencapai titik-titik kemahsyuran kehidupannya dengan mewujudkan impian-impian yang sebelumnya terkesan mustahil di mata orang lain.
Bagi mereka, impian-impian besar yang mereka miliki adalah sebuah ikhtiar bahwa kehidupan ini akan begitu indahnya apabila diisi dengan mewujudkan impian-impiannya. Mereka ingin menjadi bukti, dan bukan sekedar menunggu bukti.
Wright bersaudara sempat dicap sebagai orang gila dan pembual ketika mereka ingin membuktikan bahwa teknologi untuk terbang seperti burung di angkasa akan dapat diciptakan oleh manusia suatu hari nanti. Sebuah impian yang mustahil kala itu, bagaimana mungkin benda yang yang begitu berat bisa terangkat ke udara layaknya burung yang jauh lebih ringan.
Ketika Wright bersaudara berhasil meluncur dengan pesawat sederhana bermesin ganda, semua orang terbelalak kaget, seolah mereka dipaksa menjilat air ludah yang telah mereka ludahkan sendiri. Dan dari sanalah kemudian teknologi modern pesawat terbang berkembang begitu pesatnya hingga menjadikan mudah sebuah perjalanan jauh untuk ditempuh Itulah kekuatan sebuah mimpi.
Adalah seorang lelaki mulia yang pernah hidup di jazirah Arab lebih dari 1400 tahun yang lalu. Ia dianggap gila dan berbahaya oleh penduduk kampung bernama Thaif, beramai-ramai penduduk melontarkan batu-batu kepadanya hingga mengucurlah darah dari kakinya akibat lemparan itu. Hari itu ia memilih untuk menahan diri untuk mewujudkan sebuah cita-cita, mengajarkan risalah akan kesempurnaan Allah SWT di seluruh penjuru dunia, ia-lah Muhammad SAW.
Ketika tertatih-tatih meninggalkan Thaif, datanglah malaikat penjaga gunung kepadanya dan menawarkan untuk menimpakan gunung di atas Thaif. Namun Rasulullah tetap konsisten dengan “impian”-nya untuk mengemban amanah ilahi dan bukan larut dalam kesedihan dan kemarahan, oleh ulah penduduk Thaif, sehingga ia justru berkata:
“Semoga Allah mengampuni mereka. Bila hidayah tidak turun kepada mereka, mungkin hidayah akan turun pada anak cucu mereka”
Subhanallah…
Ternyata, orang-orang yang sukses dalam mencapai dan mewujudkan impiannya adalah mereka yang konsisten dengan usahanya meraih impiannya itu dan tidak tergoyahkan oleh cobaan serta ujian yang menerpanya.
Tentu, realistis adalah hal yang diperlukan dalam kehidupan, namun jika kurang tepat memandang realita maka Anda hanya akan terjebak di sana dalam waktu yang lama.
Ada sebuah kisah menarik yang saya ingat ketika suatu hari saya bertemu dengan seorang mahasiswi asal Indonesia dari Papua. Ia bercerita bahwa ia berasal dari sebuah desa terpencil yang ketika bersekolah saja harus jalan kaki lebih dari 2-3 jam dan itu ia lakukan dari SD-SMA. Banyak warga desanya yang hanya bersekolah sampai SD saja, namun ia tidak mau terjebak dalam realita yang umum terjadi di desanya. Ia bercita-cita sekolah hingga S1 dan jika memungkinkan ia ingin suatu saat melanjutkan kuliahnya ke luar negeri. Satu-satunya jalan yang bisa ia tempuh adalah ia harus berprestasi di setiap detik waktunya.
Secara logika mungkin akan sangat sulit bagi sosok sepertinya memiliki impian setinggi langit… tapi ia ternyata mampu melakukannya. Ketika ajang olimpiade sains nasional tk SMU di gelar, ternyata ia bisa tembus hingga final di nasional. Sehingga atas rekomendasi Prof. Yohannes Surya, ia mendapatkan kesempatan untuk kuliah S1-nya di Jepang.
Dari kisah itu… coba kita renungi bersama… jika ia menyerah pada realita sebagai anak desa terpencil di papua, mungkin ia hanya akan menuliskan impian yang sama dengan kondisi orang-orang yang ada di desanya. Tapi ternyata tidak demikian. Ia menuliskan mimpi untuk menjadi bukti, bahwa realita di masa depan ditentukan oleh impian dan usaha yang diperjuangkan mulai saat ini. Ia berusaha menyesuaikan kemampuan dirinya untuk bisa memenuhi syarat-syarat tercapainya impian besarnya itu, bukan justru menuliskan impian yang dibatasi oleh kemampuannya.
Ia hanya satu dari jutaan sosok lainnya yang menuliskan impiannya agar kemampuannya bisa ia usahakan untuk dapat mengejar dan mencapai impiannya, dan bukan sebaliknya. Intinya, ketika Anda menuliskan impian-impian Anda, segera sadari dan rinci syarat-syarat apa yang harus Anda penuhi agar impian itu terwujud. Karena impian-impian yang Anda tuliskan itu hanya akan menjadi tulisan saja ketika Anda tidak tahu dari mana memulai mengusahakan agar tercapai. Sederhananya begini…
Jika Anda memiliki impian ingin sekolah ke Jepang, maka syarat yang harus Anda penuhi adalah mendaftarkan diri dalam sebuah program yang bisa membuka jalan Anda ke Jepang. Jika Anda diam saja dan berharap mimpi yang Anda tuliskan itu terwujud dengan sendirinya, itu baru yang namanya bermimpi untuk membuang-buang waktu saja.
Dan… perlu Anda sadari… semakin tinggi sebuah pohon tumbuh, akan semakin kencang angin yang meniup puncaknya. Impian yang tinggi resikonya ketika “jatuh” pasti akan sakit, Impian besar tanggung jawabnya juga besar. Itu sudah sunnatullah, karena dengan “ujian-ujian” itulah sebuah impian ketika tercapai menjadi sebuah nikmat yang luar biasa yang harus kita syukuri.
Bersyukurlah atas apa yang Anda dapatkan kini, karena diluar sana masih banyak yang tidak seberuntung Anda. Sukses selalu :)

To: Ina-san, ano toki, Ina-san no monogatari ga, hontouni arigatou gozaimasu ne. Nihon de, motto-motto ganbatte kudasai. Mata ne.

DOA (Oleh : Chairil Anwar)

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CahayaMu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tak bisa berpaling